📰 MUSYAWARAH BESAR PERSIAPAN HAUL KH. GUSTI M. SAID BIN SULTAN MUHAMMAD ZAINUDDIN MURSAL IBNU IRANATA ( SULTAN KERAJAAN MATAN TANJUNG PURA), KE-124 TAHUN 2026
TUMBANG TITI, 1 SEPTEMBER 2026 — Musyawarah besar dalam rangka persiapan pelaksanaan Haul KH Gusti M. Said bin Sulthan Zainuddin II ke-124 Tahun 2026 digelar pada Selasa malam, 1 September 2026, seusai Salat Isya. Kegiatan berlangsung di Sekretariat Laskar Kedang, Sungai Damaj, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh 53 peserta yang mewakili berbagai elemen masyarakat, khususnya para zuriat KH. Gusti M. Said bin Sulthan Zainuddin II serta warga Desa Tumbang Titi dan Desa Titi Baru.
MUSYAWARAH DIBUKA KETUA LASKAR KEDANG — IKHTIAR BERSAMA 2022–2026, TERUS BERKEMBANG DAN BERPERBAIKAN
Ketua Laskar Kedang, Uti Muhammad Iswadi, yang akrab disapa Ami Adi, secara resmi membuka musyawarah. Dalam sambutannya, beliau memaparkan perjalanan panjang pelaksanaan haul yang telah berlangsung sejak tahun 2022 hingga tahun 2026.
"Pelaksanaan haul dari tahun ke tahun, sejak pertama kali di tahun 2022 hingga tahun 2026 ini, merupakan ikhtiar bersama yang terus kami jaga dan lanjutkan. Setiap tahun selalu ada perbaikan, kemajuan, dan perkembangan yang berarti — bukan kegiatan yang berhenti di tempat, melainkan terus tumbuh demi menjaga kemuliaan dan keteladanan beliau."
PELANTIKAN MUI KECAMATAN TUMBANG TITI — DILANTIK DI MASA HAUL, MENELADANI NILAI KEULAMAAN KYAI HAJI M. SAID BIN SULTHAN ZAINUDDIN II
Dalam musyawarah ini juga dijelaskan secara khusus maksud dan tujuan pelantikan MUI Kecamatan Tumbang Titi yang digelar berbarengan dengan acara haul. Keanggotaan MUI Kecamatan Tumbang Titi untuk periode 2026–2031 baru saja terpilih dan terbentuk, namun belum dilantik. Pelantikan ini sengaja diadakan pada rangkaian acara Haul Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II dengan maksud dan tujuan yang mendalam.
SAMBUTAN BAPAK RUSDIANSYAH — KEBERKAHAN BELIAU YANG MEMBENTUK TUMBANG TITI DAN MENBERKAHI USAHA KAMI
Pembina Laskar Kedang, Bapak Rusdiansyah dari CV UB SS, menyampaikan sambutan yang menyentuh hati tentang makna keberadaan Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II bagi seluruh masyarakat dan bagi dirinya secara pribadi:
"Kita berkontribusi dalam peringatan ini sebagai rasa syukur atas kehadiran beliau. Beliaulah yang membentuk dan meletakkan dasar berdirinya kampung Tumbang Titi ini. Karena keberadaan beliau, segala usaha kita pun diberikan keberkahan — termasuk usaha saya sendiri. Di mana-mana tempat saya berusaha sebelumnya mengalami kebangkrutan, namun ternyata ketika sampai di Tumbang Titi ini, usaha saya mendapatkan keberkahan. Alhamdulillah, saya bisa membuka cabang di mana-mana, dan kita pun bisa berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Maka sangat wajar, sangat pantas, dan seharusnyalah kita menghormati beliau — karena keberadaan beliaulah yang menjadikan keberadaan kita saat ini."
MENGUKUH IDENTITAS HAUL: KEARIFAN LOKAL DAN BUDAYA MELAYU MATAN TANJUNGPURA — CIRI KHAS TAHUN INI DAN SETERUSNYA
Poin paling mendasar yang ditekankan dalam musyawarah ini adalah pembentukan identitas khas Haul Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II, agar mulai tahun 2026 dan seterusnya, peringatan ini memiliki jati diri yang tak terpisahkan dari budaya leluhur.
"Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II adalah ulama kaum bangsa Melayu Kerajaan Matan Tanjungpura — ulama Tanah Kayong. Maka sudah sewajarnya kearifan lokal dan budaya leluhur kita diangkat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari haul ini. Inilah yang akan menjadi identitas kita, mulai tahun ini dan tahun-tahun mendatang. Bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan perpaduan iman, sejarah, dan budaya Melayu yang luhur."
Oleh karena itu, haul bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali marwah ulama, sejarah, dan identitas masyarakat Tumbang Titi.
📅 RANGKAIAN KEGIATAN: DUA MALAM SATU HARI — 26–27 SEPTEMBER 2026
Sesuai dengan adat dan budaya Melayu dalam memperingati jasa ulama, rangkaian Haul ke-124 direncanakan berlangsung selama dua malam satu hari, pada 26–27 September 2026.
🔹 Malam 26 September 2026
- Gendang Tar (diinisiatori oleh Uti Zakuan) — berlangsung hingga selesai
🔹 Pagi 27 September 2026
- Pembacaan Kitab Al-Barzanji dan Doanya
- Arak-arakan Kekayon — menghidupkan budaya Melayu mengiringi kedatangan tamu-tamu khusus
- Silat — budaya bela diri Melayu
- Pembukaan & Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
- Sambutan-sambutan
- Syair Gulung
- Manaqib
- Ziarah Makam
- Doa Haul
🔹 Malam 27 September 2026
- Sholawat bersama Opick Tombo Ati
- Pelantikan MUI Kecamatan Tumbang Titi Periode 2026–2031
- Doa Penutup
📍 Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Jalan Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II, Kompleks Pemakaman Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II, RT 03/RW 03, Desa Tumbang Titi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.
Diharapkan Haul ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi berkembang menjadi ikon besar ulama dan budaya Melayu Tanah Kayong, sekaligus momentum mengenang ulama pendiri kampung yang berjasa dalam perjuangan membela masyarakat, marwah, dan tanah air.
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan mengharap pertolongan Allah Subhanahu wa Ta'ala, seluruh panitia dan masyarakat bertekad menyukseskan Haul Kyai Haji M. Said bin Sulthan Zainuddin II ke-124 Tahun 2026.

